Punya Anak Sambil Studi S3

Sempat sedikit ragu ketika akan memulai sekolah Ph.D begitu tahu istri saya, Seha, positif hamil. Meskipun saya telah menyelesaikan studi master di Amerika, namun untuk lanjut Ph.D, walau di kampus yang sama, saya tetap harus menyelesaikan sejumlah kredit coursework. Sistem pendidikan di Amerika umumnya mengharuskan mahasiswa pascasarjana menyelesaikan coursework, yaitu mengambil sejumlah kredit atau ambil kelas, baru bisa menulis disertasi.

Sistem ini yang membedakan pendidikan kesarjanaan di Amerika dengan sistem pendidikan di Australia atau Eropa di mana mahasiswa S3 bisa langsung menggarap proposal disertasi. Sistem terakhir ini biasa disebut doctor by research. Ambil kelas hanya seperlunya, khususnya jika itu terkait dengan metode yang hendak diterapkan di disertasi. Tapi umumnya yang saya dengar dari mereka yang memperoleh Ph.D di Australia atau Eropa, mereka bisa langsung menulis proposal begitu memulai program.

Di Amerika, ambil kelas merupakan keharusan. Berdasarkan aturan visa pelajar dan juga aturan kampus NIU, jumlah kredit yang harus diambil per semester minimal 9 kredit. Itu artinya, ada 3 kelas (dengan asumsi 3 kredit per umumnya mata kuliah), baik kelas metode maupun seminar, yang harus diambil per semester. Ambil kelas, artinya lagi, harus menyiapkan diri dengan tugas bacaan mingguan, response paper mingguan, dan makalah akhir (final paper). Ada juga beberapa mata kuliah yang tugas mid-term dan akhirnya menulis esai atau book review sepanjang 2500 – 5000 kata. Pendeknya, ambil kelas harus siap sibuk. Tentu itu belum menghitung kewajiban kerja 20 jam per minggu sebagai graduate teaching assistant.

Bayangan itulah yang harus, sudah, dan sedang saya jalani. Ngeri-ngeri sedap di awalnya. Tapi, alhamdulillah semua berjalan lancar adanya. Keluarga tetap terurus. Kuliah tetap terjaga. Setidaknya itu tercermin dari nilai yang didapat di akhir semester yang meski tak sempurna, namun tetap cukup memuaskan.

Jadi, detilnya, ini yang saya hadapi. Musim semi 2017 anak kedua saya lahir. Tepatnya bulan Maret atau pertengahan semester. Istri saya melahirkan lewat operasi sesar, membuat geraknya cukup terbatasi. Sembari membantu istri merawat bayi kedua, saya juga harus mengurus Billy, anak pertama saya, yang sekolah tingkat kindergarten. Selain itu, saya harus memenuhi kerja 20 jam seminggu, di samping kuliah. Paling stressful adalah jelang akhir semester. Tugas-tugas akhir kuliah biasanya harus dikumpulkan dalam waktu hampir bersamaan di minggu akhir semester.

Yang membuat saya lega: tak ada yang terbengkalai. Meski sempat pontang panting, semua aman terkendali. Kuliah, kerja, dan mengurus keluarga tetap bisa dijalani beriringan. Meski sempat nervous memiliki bayi sambil kuliah, namun semua berjalan lancar.

Musim gugur 2017, situasi berubah. Istri saya mulai bekerja. Pagi-pagi sekali saya mengantarnya. Kemudian saya mengantar Chalif, anak saya yang ke dua, ke day care center. Setelah itu saya menyiapkan Billy ke sekolah. Baru setelah itu saya ke kampus untuk jam kerja atau kuliah. Sore, saya harus menjemput Billy, setelah itu menjemput adiknya. Beberapa menit di rumah, lalu saya boyong ke duanya untuk menjemput Seha. Seringkali Billy tertidur di mobil. Kecapekan. Pulang sekolah harus jemput adik dan ibunya.

Demikianlah, meski sempat termehek-mehek, kuliah, kerja, dan keluarga, semua bisa dilakukan beriringan. Tentu saja tak sempurna. Misalnya, saya tak punya cukup waktu bermain dengan anak-anak. Setelah makan malam saya hanya bisa menemani Billy mengerjakan PR. Setelah itu saya harus ke ruang belajar untuk mengerjakan tugas bacaan atau mingguan. Akhir pekan, sedapat mungkin saya sisakan waktu buat menyicil tugas akhir kuliah. Setelah mengajak jalan-jalan keluarga, atau belanja dapur, atau mencuci pakaian, sebisa mungkin saya kembali ke laptop: mengerjakan tugas-tugas kuliah.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s